Era globalisasi dengan segala implikasinya menjadi salah satu pemicu cepatnya perubahan yang terjadi pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, dan bila tidak ada upaya sungguh-sungguh untuk mengantisipasinya maka hal tersebut akan menjadi masalah yang sangat serius. Dalam hal ini dunia pendidikan mempunyai tanggung jawab yang besar, terutama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh sehingga mampu hidup selaras didalam perubahan itu sendiri. Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya tidak dapat dilihat dan dirasakan secara instan, sehingga sekolah sebagai ujung tombak dilapangan harus memiliki arah pengembangan jangka panjang dengan tahapan pencapaiannya yang jelas dan tetap mengakomodir tuntutan permasalahan faktual kekinian yang ada di masyarakat. Untuk itulah SMK Negeri 3 Magelang dengan management baru siap menghantar siswa siswinya menjawab tantangan dan tuntutan zaman sehingga masa depan yang gemilang senantiasa ada ditangan mereka.
By Admin 11:15
Upacara bendera hari Senin 30
Januari 2017 di SMK Negeri 3 Magelang terasa sangat spesial karena ada acara
penerimaan reward peringkat 1 Semester Gasal siswakelas X, XI dan XII SMK Negeri 3
Magelang Tahun Pelajaran 2016 / 2017.
Reward yg diberikan berupa bea siswa uang sebesar Rp 600.000 setiap siswa untuk
semester Gasal Tahun Pelajaran 2016 /2017 kepada 30 siswa Kompetensi Keahlian
Akomodasi Perhotelan, Jasa Boga, Tata Kecantikan Kulit, Tata Kecantikan Rambut
dan Tata Busana.
Kepala SMK Negeri 3 Magelang memberikan
bea siswa ini sebagai reward atau penghargaan pada siswa yang telah memperoleh
prestasi pembelajaran di kelas sebagai peringkat / rangking 1 atau nilai
tertinggi untuk bidang akademik, sehingga harapannya bisa dimanfaatkan untuk
meringankan pembayaran sekolah, dan
dapat memberikan motivasi bagi siswa lain agar dapat lebih giat lagi
belajar dan berprestasi.
Pihak Komite SMK Negeri 3 Magelang menyampaikan dukungan dan apresiasi bahwa
sekolah memberikan penghargaan bea siswa adalah wujud rasa kepedulian seperti
orang tua yang memberikan hadiah pada anaknya yang berprestasi, wujud syukur
dan berharap memberikan motivasi belajar siswa.
By Admin 08:08
Program
Keahlian Tata Kecantikan di SMK Negeri 3 Magelang adalah salah satu program
keahlian yang mempelajari dan membekali siswa di bidang tata kecantikan baik
rambut maupun kulit, seperti tujuan khusus pendidikan menengah kejuruan adalah
menyiapkan peserta didik agar menjadi manusia yang produktif, mampu bekerja
mandiri, mengisi lowongan pekerjaan yang ada sebagai tenaga kerja tingkat
menengah sesuai dengan kompetensi dalam program keahlian yang dipilihnya.
Begitu pula di SMK Negeri 3 Magelang Program Keahlian Tata Kecantikan membekali
siswa untuk mampu berwirausaha / membuka lapangan kerja untuk diri sendiri atau
orang lain dalam bidang tata kecantikan
rambut.Salah satu bekal ilmu yang diberikan adalah mata pelajaran
Prakarya dan Kewirausahaan, dan Pengelolaan Usaha Kecantikan.

Mata
pelajaran Kewirausahaan diberikan pada jenjang SMK adalah bertujuan untuk
membentuk manusia secara utuh (holistik), sebagai insan yang memiliki karakter,
pemahaman dan ketrampilan sebagai wirausaha. Di kelas XII Program Keahlian Tata Kecantikan lebih diperdalam dengan
belajar pengelolaan usaha salon, selain siswa belajar berlatih mengelola salon
juga dibekali dengan kompetensi tata rias pengantin solo putri. Harapannya
adalah membekali siswa agar mampu melakukan upaya-upaya kreatif dan inovatif
dengan jalan mengembangkan ide dan meramu sumber daya untuk menemukan peluang
dan perbaikan hidup. Salah satu pilihan materi tata rias pengantin solo putri mengacu
pada kebutuhan pangsa pasar dan perkembangan dunia industri di masyarakat. Tata
rias pengantin Solo Putri sampai saat ini masih cukup tinggidiminati di kalanganmasyarakat.

Siswa
Program Keahlian
Tata Kecantikan SMK Negeri 3 Magelang sudah belajar banyak
tentang cara merias pengantin dari cara menyanggul dari irisan daun pandan,
merias wajah , membuat paes memasang assesoris sampai ke pemakaian busana.
Secara detail dan rumit cara merias pengantin dengan telaten dipelajari oleh
siswa, karena kriteria dan syarat-syarat baik yang pakem ataupun yang sudah
modifikasi modern. Contohnya pengantin wanita memang akan selalu menjadi fokus
utama dalam setiap merias wajah pengantin, terlebih pada urusan make up, paes
pada dahi dan juga tata rambut yang sering disebut sanggul. Untuk tata rias
pengantin solo putri biasanya menggunakan bedak dengan warna kekuningan untuk
memunculkan aura kecantikan. Sedangkan bentuk alis seperti bulan sabit, eye
shadow warna hijau dan coklat, dan membuat paes di dahi dengan menggunakan
warna hitam yang bermakna kesempurnaan. Ada empat bentuk paes yang harus dibuat
untuk pengantin Solo Putri, yakni bentuk Gajahan yang terletak di tengah-tengah
dahi, kemudian bentuk Pengapit yang mengapit gajahan, bentuk Penitis yang
terletak di atas ujung alis, dan bentuk Godheg yang terletak di depan telinga.
Bentuk sanggul adalah menggunakan sanggul Bangun Tulak, karena bentuknya
seperti kupu-kupu oleh karenanya disebut juga dengan Nyupu. Untuk perhiasan
sanggul pengantin solo putri dengan menggunakan cunduk mentul atau yang sering
disebut dengan kembang goyang, Tunjungan, Sokan, Centhung, Cunduk Jungkat, dan roncean melati tibo dodo. Dilanjutkan
dengan pemakaian busana, ciri khas dari busana pengantin sol putri adalah
penggunaan kebaya berbahan beludru yang panjang hingga lutut dengan hiasan
lung-lungan bordiran emas. Busana penutup bagian bawah menggunakan banyak
pilihan kain batik tradisional seperti mitif batik Sido Mukti, Sido Mulyo, atau
Sido Asih.



Beberapa
ketentuan-ketentuan baku tersebut harus sudah dipahami dan dihafalkan oleh
siswa pada saat ujian merias pengantin solo putri. Sebagai akhir dari
pembelajaran para siswa program keahlian Kecantikan Rambut mengikuti Uji Tata
Rias Pengantin Solo Putri untuk menguji kemampuan siswa apakah sudah kompeten
dalam memperoleh bekal ilmu tersebut.
Dan
hasil kerja ujian tersebut anak-anak sudah merasa bangga merasa percaya diri
apabila lulus nanti paling tidak sudah mampu membantu para perias pengantin
menjadi asisten, dan harapan selanjutnya berani menerima job-job rias
pengantin. Kegembiraan anak-anak saat melaksanakan ujian apalagi sang perias
siswa juga mengenakan kebaya ala perias pengantin sesungguhnya.
Semoga bekal ilmu
merias pengantin solo putri dapat diterapkan dan men jadi bekal menjemput
kesuksesan siswa nanti.
MAESAROH NURLAILA, S.Pd.
Guru Tata Kecantikan
By Admin 09:04
LDKS, LDKP dan Gladi PMR adalah kegiatan rutin tahunan yang
diadakan oleh SMK Negeri 3 Magelang, yang diadakan di SMK N 3 Magelang.
Kegiatan yang diadakan Jumat-Sabtu, tanggal 16 sampai dengan 17 Desember 2016.
Kegiatan
LDKS, LDKP dan Gladi PMR merupakan pelatihan dasar tentang segala hal yang
berkaitan dengan kepemimpinan, kepramukaan,
Penanganan kecelakaan. Pelatihan ini merupakan kegiatan untuk mempersiapkan
pengurus OSIS, Bantara dan PMR SMK N 3 yang akan dilantik tahun 2017-2018.
By Admin 10:19
Sesuai dengan program kerja bidang
Kesiswaan, pada tanggal 13 Desember 2016 SMK Negeri 3 Magelang
menyelenggarakan kegiatan/acara peringatan Hari Raya Maulid Nabi Muhammad SAW.
Acara ini di laksanakan oleh semua waraga SMK Negeri 3 Magelang dengan tamu undangan sebagai penceramah dalam acara
ini Bapak Ustadz Wahyono S.Pdi. dari Nambangan Kota Magelang bertempat di
lapangan Olahraga SMK N 3 Magelang.
Baca selengkapnya >>>>
By Admin 08:18
Setiap
tanggal 10 November Bangsa Indonesia selalu memperingati Hari Pahlawan. Pada
tanggal inilah kita mengenang jasa para pahlawan yang telah bersedia
mengorbankan jiwa, raga dan hartanya untuk memperjuangkan dan mempertahankan
kemerdekaan. Pada 10 November 2016, SMK Negeri 3 Magelang melaksanakan upacara
peringatan Hari Pahlawan yang ke-71 dengan inspektur upacara, Bpk. Agus Santosa
, S.Pd.
By Admin 09:49
Rabu (09 November 2016) bertempat di ruangan Laboratorium Komputer 2 SMK 3 Magelang, Polaris FM Magelang bersama Dinas Kesehatan Kota mengadakan Sosialisasi terkait HIV/Aids.Adapun para perwakilan siswa masing-masing kelas mengikuti sosialisasi terkait bahaya HIV/Aids untuk masa depan khsusunya di tingkat pelajar. Kegiatan yang dilaksanakan di Laboratorium Komputer 2 SMK 3 Magelang tersebut merupakan program Polaris FM Goes to School
baca selengkapnya >>>
By Admin 09:11
Sesuai denagan PERMENDIKBUD No.65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan, antara lain diamanatkan pendidikan tidak hanya dilaksanakan di lingkungan sekolah, tapi juga di masyarakat, dan dari Verbalisme menuju pembelajaran yang bersifat aplikatif.Tujuan
Kegiatan Kunjungan Industri Program Keahlian Tata Busana di PT. Sri Tex , Musium Danar Hadi dan Batik Keris di Solo antara lain memberikan pengenalan kepada siswa mengenai bidang Industri yang berkaitan dengan ilmu yang di pelajari di sekolah, membuka wawasan, sepirit , motivasi dan percaya diri kepada siswa.
Sebanyak 101 siswa kelas XI dan 10 guru pendamping mengikuti kegiatan kunjungan industri ini, rombongan berangkat dari magelang pada hari jumat, 21 Oktober 2016 pukul 05.30. Pada pukul 09.30 rombongan sampai di PT. SriTex dan di terima dengan baik. Kunjungan di PT. Sritex di akhiri pada pukul 11.00. Rombongan melanjutkan perjalanan ke Batik Keris dan Musium Danar Hadi.